• Home »
  • Berita »
  • Untuk Pertama Kalinya Al-Azhar Tolak Tesis Berpaham Salafi Wahabi

Untuk Pertama Kalinya Al-Azhar Tolak Tesis Berpaham Salafi Wahabi

 

syekh jamal faruqRuwaqazhar, Kairo—Untuk pertama kalinya, pada hari Selasa (10/1), Universitas Al-Azhar menolak dan menggagalkan sebuah tesis berpaham Salafi Wahabi dalam sidang magister yang berlangsung selama tujuh jam.

Dekan Fakultas Dakwah, Dr. Jamal Faruq al-Daqqaq menegaskan bahwa untuk pertama kalinya Al-Azhar menolak sebuah tesis yang keluar dari Manhaj Al-Azhar, Manhaj Ahlussunnah Waljamaah. Tesis tersebut merupakan hasil penelitian dari salah seorang mahasiswa Mesir yang bernama Muhammad Yusuf. Hasil penelitiannya tersebut dipandang penuh dengan pemahaman-pemahaman Salafi Wahabi yang berakidahkan tajsim dan tasybih.

Sidang yang berlangsung sekitar tujuh jam itu mengangkat tema “Qadāyā al-Aqīdah ‘inda Ibn Mandah” (Akidah dalam Perspektif Ibnu Mandah).

Dalam keterangannya, Dr. Jamal Faruq mengatakan bahwa Ibnu Mandah merupakan salah seorang ulama mutaakhirin Hanabilah yang berpaham tajsim dan tasybih dalam masalah ayat-ayat dan hadis-hadis sifat. Dan ini tidak sesuai dengan Manhaj Al-Azhar yang berpegang teguh dengan Manhaj Ahlussunnah Waljamaah.

Dewan penguji sepakat untuk menolak dan menganulir tesis tersebut dalam sidang yang berlangsung dari jam 10 pagi hingga Isya. (ruwaqazhar.com)

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share