Uni Eropa Jadikan Dar Ifta Mesir Rujukan Fatwa Keislaman

dar ifta

Ruwaqazhar, Kairo—Penasihat Mufti Agung Dr. Ibrahim Nagm menegaskan, saat ini Dar Ifta telah mendapatkan kepercayaan dunia internasional sebagai rujukan fatwa permasalahan-permasalahan keislaman.

Dr. Ibrahim Nagm mengatakan bahwa Parlemen Uni Eropa secara resmi telah menjadi Dar Ifta sebagai rujukan fatwa permasalahan keislaman.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan studi banding antara Dar Ifta dengan Uni Eropa. Dalam waktu dekat utusan khusus dari Dar Ifta akan bertolak ke Eropa guna melakukan prosedur administratif terkait kerjasama ini,” papar Dr. Ibrahim Nagm, sebagaimana dikutip oleh koran Mingguan Shout Al-Azhar.

Dr. Ibrahim Nagm menambahkan, pihaknya telah melakukan kesepakatan dengan Uni Eropa untuk memberikan seribu fatwa keislaman yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Perancis dan Jerman. Fatwa-fatwa tersebut dikeluarkan oleh Dar Ifta dengan tetap memperhatikan kondisi muslim Eropa dan undang-undang kenegaraan yang berlaku di sana.

Sementara itu, Dr. Ra’fat Utsman, Anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran besar yang dilakukan oleh Dar Ifta.

“Dar Ifta menjadi rujukan keislaman dunia tidak datang begitu saja. Namun karena Dar Ifta telah bekerja secara intensif dalam memberikan pencerahan tentang persoalan takfir dan radikalisme, sehingga ia mendapatkan kepercayaan dari dunia internasional,” ungkap Dr. Ra’fat Utsman. (dz/ruwaqazhar.com)

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share