• Home »
  • Berita »
  • Syaikh Ali Gomaa: Penerapan Syariat Islam Harus Dilandaskan pada Kesadaran Penuh

Syaikh Ali Gomaa: Penerapan Syariat Islam Harus Dilandaskan pada Kesadaran Penuh

syekh ali penerapan syariat

Ruwaqazhar, Kairo—Prof. Dr. Ali Gomaa, mantan Mufti Agung Republik Arab Mesir, menegaskan bahwa penerapan syariat Islam harus didasarkan pada kesadaran penuh, bukan hawa nafus sebagaimana yang digaungkan oleh kalangan Khawarij.

Anggota Dewan Ulama Senior (Haiah Kibar Ulama) ini dalam seminar tentang penerapan syariat Islam yang terselenggara berkat kerjasama Fakultas Dakwah Al-Azhar dengan Ikatan Alumni Al-Azhar Internasional menegaskan, Mesir telah menerapkan syariat Islam dengan kesadaran penuh. Pendapat yang berlainan dengan hal itu hanyalah klaim dan batil.

“Kita tidak pernah keluar dari hukum Allah dalam masalah sosial dan ekonomi. Dan tindakan pemimpin negara harus didasarkan pada kemaslahatan umum,” ungkap Syaikh Ali Gomaa.

Beliau juga menyatakan bahwa Mesir memiliki 40 undang-undang yang langsung diberi landasan dari teks syariat.

Menurutnya, problem dengan Khawarij adalah mereka mengafirkan kita karena menganggap kita tidak menerapkan syariat Islam. Padahal tidak mungkin menerapkan syariat Allah dengan cara kekerasan, sebagaimana yang diyakini oleh kelompok-kelompok radikal.

Terkait dengan hukum had/qishas, Syaikh Ali Gomaa mengatakan bahwa hal itu tidak diterapkan karena syarat-syaratnya tidak terpenuhi, sehingga syubhat dalam hal itu sangat besar.

Sementara itu, Dr. Jamal Faruq al-Daqqaq, Dekan Fakultas Dakwah Universitas Al-Azhar mengatakan, Al-Azhar adalah menara ilmu, benteng syariat dan Islam serta kebanggaan Mesir dan umat Islam seluruhnya. Selama berabad-abad Al-Azhar tetap kokoh dalam menjaga agama dan bahasa Arab. Al-Azhar adalah kiblat umat Islam di Timur dan Barat.

Beliau juga menegaskan bahwa Mesir senantiasa terjaga karena Al-Azhar. Al-Azhar tidak perlu melahirkan pemikiran yang menyimpang dan tidak akan pernah ada kelompok-kelompok menyimpang yang dapat mengalahkan manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah. (ruwaqazhar/sy)

 

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share