• Home »
  • Berita »
  • Perdana Menteri Mesir, Bicarakan Pengembangan Infrastruktur Al-Azhar

Perdana Menteri Mesir, Bicarakan Pengembangan Infrastruktur Al-Azhar

820142414393

Ruwaqazhar, Kairo – Perdana Menteri Republik Arab Mesir, Ir. Ibrahim Mahlab menemui Grand Sheikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Tayib minggu pagi hari (24/8) . Pertemuan ini membahas beberapa poin penting mengenai infrastruktur Al-Azhar, di antaranya adalah rencana pengembangan rumah sakit khusus milik Universitas Al-Azhar, penertiban kurikulum baru, serta pembanguan Bait Zakat (Rumah Zakat) dibawah naungan Al-Azhar.

Pertama-tama, Ir. Ibrahim Mahlab mengatakan bahwa dirinya sudah lama menunggu kesempatan seperti ini. ”Duduk bersama Grand Sheikh Al-Azhar, seorang ulama tersohor di dunia yang menyerukan Islam moderat adalah sebuah kebanggaan dan kehormatan tersendiri bagi saya pribadi,” ungkapnya.

Setelah itu, ia mulai membicarakan tentang kebijakan baru Pemerintah, yang lebih memprioritaskan kesejahteraan rakyat. Terlebih untuk pengembangan dan pembangunan beberapa rumah sakit, terutama rumah sakit pribadi milik Universitas. “Kami bercita-cita untuk menjadikan rumah sakit Universitas Al-Azhar termasuk dari tanggung jawab Negara dan dalam hal ini akan dikoordinasikan dengan Menteri Kesehatan.” tuturnya.

Seketika itu juga Grand Sheikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmad Tayib menghubungi Dr. Adel Adawi, Menteri Kesehatan Mesir guna membahas tentang rencana pengembangan rumah sakit Husain dan rumah sakit Zahra milik Universiras Al-Azhar. Rencana pengembangan rumah sakit ini juga telah disepakati dengan para pejabat Uni Emirat Arab pada pengembangan dan pengelolaan Al-Azhar University Hospital. Dalam pertemuan kali ini, Perdana Menteri juga membicarakan tentang penertiban kurikulum baru untuk tahun ajaran baru serta mekanisme penerimaan mahasiswa baru. Ia menyarankan Al-Azhar untuk berkordinasi dengan Menpora guna mengadakan pendidikan dan olahraga bagi para pemuda mahasiswa Al-Azhar.

Selain itu, Ir. Ibrahim Mahlab juga membahas tentang Bait Zakat ( Rumah Zakat) yang akan didirikan di bawah naungan Al-Azhar, dan akan diawasi langsung oleh Grand Sheikh Al-Azhar sendiri. Ia juga menekankan bahwa akan mengkoordinasikan dengan Kementerian Pemuda dan Solidaritas Sosial.

Terakhir, Grand Sheikh menginstruksikan untuk menyelidiki kehidupan anak jalanan, dan menjadikannya sebagai agenda dari kegiatan Rumah Zakat setelah berdiri nantinya.

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share