• Home »
  • Berita »
  • Maklumat Al-Azhar tentang Larangan Muslim Rohingya Ikut Pemilu di Myanmar

Maklumat Al-Azhar tentang Larangan Muslim Rohingya Ikut Pemilu di Myanmar

ijtima

Ruwaqazhar, Kairo—Al-Azhar mengecam keputusan pemerintah Myanmar yang melarang muslim Rohingya untuk ikut berpartisipasi dalam agenda pemilu. Dalam pertemuan pada hari Rabu (23/3) di kantor Grand Shaikh Al-Azhar (Masyikhah), Al-Azhar mengeluarkan maklumat terkait hal ini.

Berikut maklumat yang dikeluarkan oleh Al-Azhar:

Bismillahirrahmanirrahim

Al-Azhar al-Syarif

Dewan Riset Islam

———————–

Maklumat Dewan Riset Islam Al-Azhar

Dewan Riset Islam Al-Azhar dalam pertemuannya hari Rabu (23/3/2016) di kantor Grand Shaikh Al-Azhar (Masyikhah), mengecam larangan terhadap muslim Rohingya untuk berpartisipasi dalam pemilu di Myanmar. Al-Azhar menekankan akan pentingnya mematuhi apa yang telah ditetapkan oleh syariat agama-agama samawi dan hukum-hukum internasional terkait hak-hak kewarganegaraan bagi setiap warga negara. Diantara yang paling penting adalah partisipasi dalam pemilihan wakil rakyat apa pun itu agama atau keyakinannya.

Dewan juga menegaskan bahwa tindakan semacam ini akan semakin menguatkan penindasan dan kezaliman. Dan hal itu akan menyebabkan munculnya aksi terorisme, dan faktor pendorongnya akan dijadikan pembenaran akan aksi-aksi tersebut.

Dewan juga meminta PBB untuk mengecam larangan terhadap muslim Rohingya untuk mengikuti pemilu.

Kairo, 14 Jumadil Akhir 1437 H./23 Maret 2016.

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share