KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN

10451071_335716439910202_6631031461062085729_n

 Oleh : Muhamad Ziaul Haq*

 

Bulan suci Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, bulan yang didamba-dambakan oleh umat Islam sedunia, karena di dalamnya terdapat keutamaan yang tidak ada pada bulan lainya, di dalamnya terdapat rahmat Allah SWT, dibukakanya pintu-pintu surga, ditutupnya pintu neraka, diampuni dosa hamba yang bertaubat, dilipatgandakan amal perbuatan manusia, di kabulkan segala permintaan dan diterima amal kebajikanya dll. Maka beruntunglah orang yang bisa memanfaatkan dan menggunakan waktu sebaik-baiknya dan juga merugi bagi orang yang menyia-nyiakan waktu di bulan suci Ramadhan, di bulan ini Allah SWT mewajibkan kepada hambanya yang beriman agar menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, Allah SWT berfirman: ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”(Al Baqarah:183).

Rasulullah SAW ketika datangnya bulan suci Ramadhan memberikan kabar gembira kepada sahabat-sahabatnya dengan mengarahkan dan menyebutkan suatu amalan dan keistimewaan dibulan suci Ramadhan. Sebagaimana telah disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal dan Imam Nasa’i dari sahabat Abu Hurairah RA berkata: Bahwasanya Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada sahabatnya dan bersabda:Telah datang bulan Ramadhan, bulan penuh keberkahan, bulan diwajibkanya berpuasa, bulan dibukakan pintu langit, ditutupnya pintu neraka, dibelenggunya setan-setan dan didalamnya terdapat suatu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan”(HR.Imam Ahmad dan Nasa’i). Dalam riwayat lain disebutkan:Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, tuan daripada bulan lainya dan selamat datang Ramadhan, marhaban ya Ramadhan”.

Begitulah Rasulullah SAW dan para sahabatnya menyambut bulan suci Ramadhan penuh dengan kesiapan, kesenangan dan kegembiraan terhadap nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah SWT, Allah SWT berfirman: ”Katakanlah: “Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.”(QS.Yunus:58)

Beliau SAW juga memperbanyak do’a dan meminta kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan dan kekuatan serta diberikan umur panjang hingga mampu menjalankan ibadah puasa Ramadhan, telah diriwatkan dalam hadis bahwa Rasulullah SAW selalu berdo’a agar dapat merasakan dan menjumpai bulan suci Ramadhan, maka di kala telah datang bulan Rajab beliau SAW berdo’a: ”Ya Allah berilah kami keberkahan hidup dibulan Rajab dan Sya’ban serta berikan umur panjang hingga Ramadhan. (HR.Abu ya’la, Ibn Huzaimah, Al Baihaqi dll). Maka ibarat sebuah tanaman bulan suci Ramadhan ibarat kita memanen tanaman atau memetik hasil tanamanya karena di bulan Rajab kita telah menanam benih tanaman dan menyiraminya di bulan Sya’ban, maka ketiga bulan tersebut saling ada kaitanya.demikian apa yang dikatakan oleh Imam Abu Bakr Alwarraq Albalkhi.

Allah SWT telah memuliakan bulan Ramadhan yaitu dengan menyebutkan nama bulan Ramadhan didalam Al Qur’an secara langsung, Allah SWT berfirman: ”Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran.” (QS.Al Baqarah:185) Ini merupakan bukti dari keagungan, kemuliaan dan keistimewaan bulan ini, adapun keutamaan dan keistimewaan yang lain di bulan Ramadhan adalah:

  1. Diwajibkanya berpuasa.

Allah SWT telah mewajibkan kepada hamba yang beriman untuk berpuasa, karena dengan berpuasa seorang hamba akan bertaqwa kepada Allah. Allah SWT berfirman:

” Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.(QS.Al Baqarah:183)

  1. Diturunkanya Al Qur’an

Al Qur’an adalah kitab suci yang diturunkan kepada Rasulullah SAW dan dijaga keutuhanya sampai hari kiamat dan Allah SWT memilih bulan Ramadhan yang suci dan barakah diturunkanya Al Qur’an. Allah SWT berfirman:

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”(QS.Al Baqarah:183)

Sahabat Ibnu Abbas RA berkata:”Al Qur’an diturunkan secara langsung di Lauhul Mahfudz pada bulan Ramadhan di malam lailatul Qodr dan diletakan di Baitul Izzah dilangit dunia, lalu malaikat Jibril AS menurunkanya kepada Rasulullah SAW secara berangsur-angsur sesuai dengan kejadian selama 23 tahun.

  1. Dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dibelenggunya syaitan.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam sohihnya, Rasulullah SAW bersabda:Jika datangnya bulan Ramadhan dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka dan dibelenggunya syaitan”.

  1. Sayidu syuhur(tuannya bulan)

Diantara bulan-bulan yang ada Allah SWT memilih bulan Ramadhan sebagai tuan atau raja, karena dibulan tersebut terdapat keutamaan dan keistimewaan yang tidak terdapat pada bulan lainya.

Rasulullah SAW bersabda:”Ramadhan adalah tuan atau raja dari beberapa bulan.(HR.Al Baihaqi dan Bazzar).

  1. Terdapat malam Lailatul Qadar

Allah SWT berfirman:”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan(Lailatul Qadar).” (QS.Al Qadr:1)

Dalam kitab muwata’ Imam Malik diriwayatkan dari imam Malik Radiyalluhuanhu: Bahwasanya Rasul SAW melihat umat-umat sebelumnya dengan diberikanya umur yang panjang dan amalan yang banyak maka seakan-akan Rasulullah shalallahu a’laihi waalihi wasalam melihat kekurangan umatnya yang diberikan umur pendek dan amalan sedikit, hal itu tidak bisa menyamai amalan-amalan umat sebelumnya, maka Allah Ta’ala pun memberikan lailatul qadar  yang lebih baik dari pada seribu bulan dan seribu bulan sama dengan delapan puluh tiga tahun tiga bulan.

Maka dalam menyambut bulan suci Ramadhan ini kita hendaknya mensucikan dan membersihkan diri dari kemaksiatan, mencela dan menggunjing orang lain, memfitnah, mengadu domba dan hal-hal lain yang dilarang dalam syariat islam, karena hal ini dapat merusak ibadah puasa serta tidak merasakan nikmatnya berpuasa bahkan jauh dari rahmat Allah SWT, maka amat sangat merugi orang yang berpuasa sedangkan ia tidak mendapatkan pahala puasanya.

Semoga di bulan suci Ramadhan ini kita mendapatkan ridho dan rahmat Allah SWT serta dikabulkanya doa dan diterima amal Ibadah puasa kita .Amin.

 

* (Penulis adalah: Mahasiswa Fakultas Ushuludin Jurusan Hadits, Universitas Al-Azhar)

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share