• Home »
  • Berita »
  • Al-Azhar: Pemindahan Kedubes AS ke al-Quds Ancam Perdamaian Dunia

Al-Azhar: Pemindahan Kedubes AS ke al-Quds Ancam Perdamaian Dunia

Ruwaqazhar– Al-Azhar mengecam keras dan menolak rencana pemindahan Kedubes Amerika  ke al-Quds (Yerussalem). Sebagai respon dari pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait hal itu saat kunjungannya ke Tel Aviv.

Al-Azhar menegaskan bahwa pemindahan kedubes AS dapat memicu reaksi keras dari umat Islam di seluruh dunia, serta mengancam stabilitas dan perdamaian dunia.

Dalam laman resminya, pimpinan tertinggi Al-Azhar, Grand Shaikh Ahmad Tayeb menyesalkan perpecahan yang terjadi di negara-negara Islam, yang membuat sejumlah negara turut mendukung keputusan Trump tersebut. Dan ini dapat memicu kemarahan satu setengah miliar umat Islam di seluruh dunia, yang merasa bahwa keputusan Trump ini sebagai bentuk pelecehan terhadap tanah suci mereka dan tanah suci saudara-saudara mereka dari kalangan nasrani.

Grand Shaikh menambahkan, bahwa keputusan Trump ini akan merusak sejarah panjang al-Quds, memuluskan proses yahudisasi di wilayah tersebut dan dapat mengisolasi penduduknya, di tengah ketidakcakapan dunia internasional dan praktik standar ganda dalam keputusan-keputusan dan undang-undang internasional.

Al-Azhar menyerukan kepada seluruh penguasa, bangsa dan lembaga-lembaga di dunia Arab dan Islam, yang masih percaya pada nilai-nilai keadilan dan kebebasan, agar menjalankan fungsi kebangsaan, agama dan moralnya, terkait Al-Quds dan Palestina ini. Dan segera melaksanakan resolusi yang telah disepakati bersama terhadap negara-negara yang turut andil dalam pemindahan kedubes AS ke Al-Quds.

Al-Azhar juga mengajak seluruh masyarakat dan lembaga sipil untuk menjalankan perannya dengan cara-cara yang beradab dan damai, dengan mengungkapkan dukungan mereka terhadap Palestina dan bangsanya, serta menolak sikap negara-negara yang berpihak kepada Zionis. (ruwaqazhar.com)

Be Sociable, Share!

Komentar Anda

Komentar

Share